Panduan Umroh Lengkap untuk Pemula | Manasik & Tanya Jawab
Berikut rangkuman adab-adab safar umroh yang penting diketahui jamaah, dirangkum dari ceramah manasik dan nasihat para ulama.
1. Meminta Nasihat Sebelum Safar
Sebelum berangkat umroh, dianjurkan untuk meminta wasiat atau nasihat kepada ahli ilmu. Hal ini dicontohkan para sahabat yang meminta wasiat Rasulullah ﷺ ketika merasa akan berpisah.
Praktisnya hari ini, jamaah bisa:
- Datang ke ustaz
- Atau menghubungi via telepon / WhatsApp
Tujuannya agar hati lebih siap, lurus niat, dan paham adab safar.
2. Memberi Tahu Tetangga & Saling Memaafkan
Sebelum berangkat:
- Beri tahu tetangga bahwa kita akan umroh
- Jika perlu, titipkan rumah atau kunci
- Minta maaf apabila pernah ada kesalahan
Ini penting karena:
- Tetangga yang akan menjaga rumah
- Kita tidak pernah tahu apakah bisa pulang kembali atau tidak
3. Memperbanyak Taubat & Membersihkan Hati
Ibadah umroh sangat dipengaruhi oleh kondisi hati. Hati yang kotor bisa mengurangi kekhusyukan ibadah.
Rasulullah ﷺ ketika Isra Mi’raj dibersihkan dadanya terlebih dahulu. Ini menjadi pelajaran bahwa bertemu Allah sebaiknya dengan hati yang bersih.
Sebelum berangkat umroh, dianjurkan:
- Banyak istighfar
- Memperbaiki hubungan
- Mengikhlaskan dan memaafkan
4. Doa Saat Keluar Rumah
Ketika keluar rumah, bacalah:
Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah.
Keutamaannya:
- Diberi hidayah
- Dilindungi
- Dicukupkan kebutuhannya
Bahkan setan menjauh dari orang yang membaca doa ini.
5. Doa Naik Kendaraan (Mobil & Pesawat)
Saat naik kendaraan:
- Melangkah naik: Bismillah
- Duduk: Alhamdulillah
- Lanjutkan doa naik kendaraan
Disunnahkan tersenyum atau tertawa ringan setelah doa, karena Rasulullah ﷺ melakukannya sebagai bentuk pengakuan dosa di hadapan Allah.
6. Doa Safar Selama Perjalanan
Doa safar dianjurkan dibaca saat perjalanan jauh, termasuk di pesawat:
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu dalam safar ini kebaikan dan ketakwaan, serta amalan yang Engkau ridai. Mudahkan perjalanan kami dan Engkau-lah teman dalam safar serta penjaga keluarga kami…”
Doa ini memohon:
- Kemudahan perjalanan
- Perlindungan dari keburukan safar
- Keselamatan harta dan keluarga
7. Adab Ibadah di Pesawat
Selama perjalanan umroh:
- Perbanyak ibadah
- Kurangi menonton hiburan
- Perbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an
Shalat sunnah di atas kendaraan boleh dilakukan sambil duduk. Jika masuk waktu shalat wajib:
- Gunakan air selama masih bisa (baru tayamum jika tidak memungkinkan)
- Berdiri jika mampu
- Jika tidak mampu, boleh duduk
Shalat boleh dijamak dan diqashar selama safar.
8. Dzikir Saat Pesawat Naik & Turun
Disunnahkan:
- Saat pesawat naik: Allahu Akbar
- Saat turun: Subhanallah
Ini adalah tuntunan Rasulullah ﷺ ketika berada di tempat tinggi dan rendah.
9. Doa Masuk Negeri Orang (Jeddah, Makkah, Madinah)
Saat memasuki negeri atau daerah baru, dianjurkan membaca doa memohon:
- Kebaikan negeri tersebut
- Kebaikan penduduknya
- Perlindungan dari keburukan yang ada di dalamnya
Doa ini tidak hanya untuk Jeddah, tapi berlaku setiap masuk daerah atau negeri baru.
10. Shalat Musafir di Makkah & Madinah
Ketentuan shalat bagi jamaah umroh:
- Shalat di belakang imam masjid (Nabawi/Masjidil Haram) → wajib sempurna
- Shalat sendiri di hotel → lebih utama qashar
Shalat berjamaah lebih utama daripada qashar, sehingga jika berjamaah di masjid, jamaah mengikuti imam.
Musafir:
- Tidak wajib shalat berjamaah
- Tidak wajib shalat Jumat
- Tidak berdosa jika tidak mengikuti Jumat
11. Membawa Oleh-Oleh
Dianjurkan membawa oleh-oleh:
- Untuk keluarga
- Untuk tetangga
Sebagai bentuk terima kasih karena telah membantu dan menjaga rumah selama kita safar.
Penutup
Safar umroh bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan hati. Dengan memahami adab-adab safar sesuai sunnah, insyaAllah perjalanan umroh menjadi lebih berkah, aman, dan bernilai pahala di sisi Allah.
Jika masih bingung atau ingin persiapan umroh lebih matang, silakan konsultasi dengan tim kami agar ibadah lebih tenang dan terarah.